LKGSAI Nunukan Soroti Kebutuhan Anggaran SD 001 dan SD 003 Sei Pancang
LKGSAI Nunukan Soroti Kebutuhan Anggaran SD 001 dan SD 003 Sei Pancang
Nunukan, Kalimantan Utara — Hasil peninjauan dan monitoring media oleh Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) Nunukan menunjukkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong optimalisasi pembangunan sekolah dasar, khususnya di wilayah perbatasan.
Di Kecamatan Sebatik Utara, tepatnya di wilayah Sei Pancang, SD Negeri 001 dan SD Negeri 003 saat ini menampung sekitar 45 siswa. Kepala Sekolah SD Negeri 001 Sei Pancang, Haji Norma, S.Pd, bersama jajaran dewan guru menyampaikan bahwa sekolah masih membutuhkan dukungan anggaran untuk beberapa kebutuhan mendesak, antara lain pembangunan halaman sekolah, perbaikan pagar, serta penanggulangan longsor yang berpotensi mengancam keselamatan gedung sekolah.
Dengan jumlah peserta didik yang masih terbatas, sekolah mengalami keterbatasan dana untuk melakukan perbaikan tersebut secara mandiri. Pihak sekolah telah berupaya mengajukan bantuan anggaran baik melalui APBD Kabupaten Nunukan maupun APBN, termasuk melalui program bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pada Tahun Anggaran 2025, SD Negeri 001 Sebatik Utara telah menerima bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, yang bersumber dari Dana APBN 2025. Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri 001 Sebatik Utara, beralamat di Jalan Perbatasan RT 03, Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Atas bantuan tersebut, Kepala Sekolah SD Negeri 001 Sei Pancang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta kepada Bupati Nunukan dan Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pendidikan.
“Kami berharap ke depan masih bisa mendapatkan tambahan bantuan anggaran, khususnya untuk pembangunan halaman sekolah, perbaikan pagar, penanggulangan longsor, serta perbaikan jalan menuju sekolah,” ujar Haji Norma, S.Pd.
Saat ini, akses menuju SD Negeri 001 dari bibir jalan raya menuju halaman sekolah masih berupa jalan sepanjang kurang lebih 100 meter yang membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan bersama instansi terkait seperti Dinas PUPR Kabupaten Nunukan dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran sekolah, pihak sekolah secara rutin melakukan publikasi melalui media LKGSAI, berdasarkan laporan kegiatan dan hasil survei informasi anggaran. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan anggaran serta kebutuhan yang masih belum terpenuhi, khususnya bagi sekolah-sekolah di wilayah perbatasan.
Media LKGSAI Nunukan juga menyatakan siap membantu mempublikasikan informasi terkait kebutuhan SD Negeri 001 dan SD Negeri 003 Sei Pancang agar mendapat perhatian lebih luas dari pemerintah daerah maupun kementerian terkait di tingkat pusat.
Sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan, Kepala Sekolah mengimbau agar seluruh pihak sekolah memprioritaskan keamanan siswa dan guru, melakukan pengawasan serta evakuasi secara rutin, dan menjaga komunikasi yang intensif dengan orang tua murid serta masyarakat sekitar.
“Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah yang utama,” tegas Haji Norma, S.Pd.
Penulis: Tim LKGSAI Nunukan
