DIDUGA AKIBAT KELALAIAN OKNUM PETUGAS PLN SAAT TAMBAH DAYA, DAPUR SPPG MBG NYARIS HANGUS TERBAKAR
Lampung, 17 September 2026 – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) nyaris hangus terbakar. Kejadian tersebut diduga kuat akibat kelalaian oknum petugas PLN saat melakukan pemasangan tambah daya.
Berdasarkan informasi dari pengelola SPPG, dapur MBG tersebut sebelumnya mengajukan permohonan tambah daya kepada PLN untuk mendukung operasional masak. Permohonan tersebut kemudian dikerjakan oleh petugas PLN di lapangan.
Namun diduga kuat dalam proses pemasangan, instalasi tidak dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kaidah keamanan kelistrikan (K2). Akibatnya, tidak lama setelah daya ditambah, instalasi di area dapur mengeluarkan percikan api dan hampir menyebabkan kebakaran besar di dalam dapur SPPG yang penuh dengan bahan makanan dan gas elpiji.
Beruntung, api cepat diketahui oleh pengelola dan berhasil dipadamkan sebelum merembet ke seluruh bangunan dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dan trauma dialami pengelola.
DPD LKGSAI sangat menyayangkan kejadian ini dan meminta:
- GM PLN UID Lampung untuk segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas yang lalai dalam pemasangan.
- PLN bertanggung jawab penuh atas kerusakan instalasi dan kerugian yang dialami dapur SPPG MBG tersebut.
- PLN melakukan audit ulang terhadap semua instalasi tambah daya di seluruh dapur SPPG/MBG di Lampung agar kejadian serupa tidak terulang, karena ini menyangkut program prioritas Presiden.
LKGSAI meminta PLN lebih profesional, karena dapur MBG adalah objek vital untuk program Presiden Prabowo.
