Tingginya Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Ngawi Gencarkan Razia Tilang Manual
NGAWI — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi kembali mengintensifkan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas melalui razia dan tilang manual di wilayah hukum Polres Ngawi. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan telah mencapai lebih dari 1.100 kejadian.
Tingginya angka kecelakaan membuat kondisi lalu lintas di Kabupaten Ngawi menjadi perhatian serius. Penegakan disiplin berlalu lintas dinilai perlu diperkuat, tidak hanya melalui sistem elektronik, tetapi juga dengan kehadiran petugas secara langsung di lapangan.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk tertib berlalu lintas, terutama ketika tidak melihat adanya petugas kepolisian. Kondisi tersebut mendorong Satlantas Polres Ngawi untuk meningkatkan kegiatan penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Saat ini, penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Ngawi telah dilakukan melalui dua titik kamera. Namun, keberadaan ETLE dinilai belum mampu menjangkau seluruh bentuk pelanggaran lalu lintas.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya pengendara yang diduga sengaja menghindari kamera ETLE dengan cara melepas, menutup, atau memanipulasi tanda nomor kendaraan bermotor.
Praktik tersebut tidak hanya menyulitkan proses penindakan, tetapi juga berpotensi mengganggu proses identifikasi kendaraan apabila terjadi kecelakaan, termasuk kasus tabrak lari. Karena itu, penindakan secara manual tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Dalam pelaksanaan razia, petugas tidak melakukan pembayaran denda tilang secara langsung di lokasi. Pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan surat tilang dan diarahkan mengikuti proses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Adapun waktu persidangan dapat berada pada rentang sekitar dua minggu hingga satu bulan, menyesuaikan dengan jumlah perkara dan proses administrasi penindakan yang sedang ditangani.
Satlantas Polres Ngawi diharapkan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan humanis. Penindakan bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pengendara, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.
Dengan kombinasi pengawasan ETLE, patroli, edukasi, serta tilang manual terhadap pelanggaran tertentu, upaya menekan angka kecelakaan di wilayah Ngawi diharapkan dapat berjalan lebih efektif
abi magetan
